Uang receh biasanya kita peroleh dari kembalian berbelanja. Tiap negara memiliki jenis uang receh masing-masing. Pecahan uang yang biasa disebut receh di Indonesia adalah uang logam dengan pecahan Rp100, Rp200, Rp500, dan Rp1000. Pokoknya semua uang logam di Indonesia disebut sebagai uang receh. Padahal pecahan Rp1000 juga ada yang kertas, tapi uang kertas Rp1000 tidak disebut sebagai receh. Mungkin karena kebiasaan dari awal orang Indonesia menyebut uang logam sebagai uang receh atau mungkin karena uang logam di Indonesia merupakan uang dengan pecahan terkecil dibanding jenis uang dari kertas.
Kalau dalam bisnis online, kategori uang receh dimaksudkan untuk uang cent atau 0,01 dollar (atau mata uang lainnya). Uang receh tersebut memang kecil dan biasanya didapatkan dari program yang tidak sebesar google adsense. Bahkan mungkin saja penghasilan adsense bagi pemula bisnis online hanya berupa recehan.
Uang recehan itu kecil nilainya, tapi kalau ditumpuk akan menjadi sejumlah nominal uang yang lumayan besar. Bahkan sampai bisa digunakan untuk memperpanjang sewa domain dan hosting. So, jangan pernah menganggap remeh uang receh yang kita peroleh dari hasil bisnis online.
Uang receh yang kita peroleh kalau sudah terkumpul banyak bisa kita gunakan untuk biaya sewa domain, hosting, dan lain-lain. So, sekali lagi, jangan remehkan uang receh yang kita peroleh dari hasil bisnis online. :-)







0 komentar:
Posting Komentar